Perhitungan Kubikasi Rancangan Geometrik Jalan Raya

Berikut cara memperhitungkan KUBIKASI rancangan geometrik jalan raya, dan disini hanya saya jelaskan sepintas saja, dan satu sample gambar saja :)

Gambar Bendung

Gambar bendung.

Pemasangan Bouwplank

Ilmu teknik sipil – Bouwplank (papan bangunan) berfungsi untuk mendapatkan titik-titik bangunan yang diperlukan sesuai dengan hasil pengukuran:

Format Surat Teguran Keterlambatan Proyek/Pekerjaan

Format Surat Teguran Keterlambatan Proyek/Pekerjaan

Beton Serat

Beton serat adalah beton yang cara pembuatannya ditambah serat[1]. Tujuan penambahan serat tersebut adalah untuk meningkatkan kekuatan tarik beton, sehingga beton tahan terhadap gaya tarik akibat, cuaca, iklim dan temperatur yang biasanya terjadi pada beton dengan permukaannya yang luas.

Tampilkan postingan dengan label Curah Hujan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curah Hujan. Tampilkan semua postingan

Irigasi : Menghitung Probabilitas, Curah Hujan Efektif, dan Kebutuhan Air untuk Penggunaan Konsumtif Tanaman (ETc)

Menghitung Probabilitas, Curah Hujan Efektif, dan Kebutuhan Air untuk Penggunaan Konsumtif Tanaman (ETc)


1. Probabilitas

Probabilitas adalah cara atau sistem untuk menghitung peluang terpenuhi, yaitu dengan rumus :



dimana :
p          =  probabilitas (%)
m         =  nomor urut data setelah diurut dari besar ke kecil
n          =  jumlah tahun data

2. Curah Hujan Efektif

Curah hujan efektif ditentukan untuk setiap setengah bulanan, yaitu merupakan hujan 70 % dari hujan berpeluang terpenuhi 80 %. Dengan kata lain hujan ini berpeluang gagal 20 %, yang berarti memiliki peluang periode ulang kegagalan rata-rata 5 tahun sekali. Rumus yang digunakan yaitu :


dimana :
Re        =  hujan efektif (mm/hari)
R80% (setengah bulanan) = hujan setengah bulanan berpeluang terpenuhi 80 % (mm)
p          =  probabilitas (%)



3. Kebutuhan Air untuk Penggunaan Konsumtif Tanaman (ETc)

Untuk perhitungan penggunaan konsumtif (ETc) dihitung dengan rumus Penman Modifikasi Metode FAO, yaitu :


dimana :
ETc      =  kebutuhan air untuk penggunaan konsumtif tanaman (mm/hari)
kc         =  koefisien tanaman
ET0      =  evapotranspirasi potensial tanaman acuan (mm/hari)

Sumber : Rancangan Irigasi.