RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK (RK3K)
1. KEBIJAKAN K3
1. PERENCANAAN
NO
|
JENIS/TYPE PEKERJAAN
|
IDENTIFIKASI JENIS BAHAYA &
POTENSI BAHAYA K3
|
PENGENDALIAN RISIKO K3
|
1
|
2
|
3
|
4
|
I
1.1
|
Divisi I Umum
Mobilisasi dan Demobilisasi
|
1.
Kecelakaan dan gangguan kesehatan
tenaga kerja akibat tempat kerja kurang memenuhi syara > luka berat / ringan.
2.
Kecelakaan dan gangguan kesehatan
pekerja akibat penyimpanan peralatan dan bahan
atau material kurang memenuhi syarat
> luka berat/ringan
3.
Terjadi tabrakan > luka berat /
ringan
4.
Lepasnya alat berat dari mobil angkutan /
jatuh > luka berat / ringan.
5.
Gangguan kesehatan akibat kegiatan
pembongkaran tempat kerja, instalasi listrik, peralatan dan perlengkapan,
pembersihan dan pengembalian kondisi yang kurang baik > luka berat/ringan
|
1.
Sopir yang memobilisasi alat berat
harus yang
memiliki keahlian dan memiliki izin megemudi yang resmi.
2.
Alat berat
yang diangkut
harus
diikat
dengan
pengikat
yang
standar
3.
Pengangkatan / Penurunan
allat berat harus mengikuti
prosedur
yang standar
|
III
3.3
|
Divisi 3. Pek. Tanah
Timbunan biasa dari sumber galian
|
1.
Kecelakaan akibat pengaturan
lalu lintas kurang
baik > luka
berat/ringan.
2.
Kecelakaan akibat operasional
alat berat ditempat lokasi
pemadatan >luka berat/ringan.
3.
Kecelakaan akibat metode
penimbunan pada jalan tanjakan >
luka
berat/ringan.
4.
Terjadinya longsor karena
tanah tidak kering > luka berat/ringan
|
1.
Usahakan tanah
timbunan
yang sudah kering
|
3.4
|
Timbunan Pilihan dari sumber galian
|
1.
Kecelakaan akibat pengaturan
lalu lintas kurang
baik > luka
berat/ringan.
2.
Kecelakaan akibat operasional alat berat ditempat
lokasi pemadatan
> luka berat / ringan
3.
Kecelakaan akibat metode
penimbunan pada jalan tanjakan >
luka
berat/ringan.
|
1.
Usahakan tanah
timbunan
yang sudah kering
2.
Operator harus
bekerja
secara benar dan hati-hati
3.
Memasang rambu-rambu.
4.
Menempatkan pemandu lapangan
|
V
5.3
|
Divisi V. Perkerasan
Berbutir
Perkerasan Beton Semen dengan Anyaman Tulangan Tunggal
|
1.
Terjadi iritasi
pada
kulit
dan paru-paru akibat
debu agregat yang kering
> luka berat/ringan.
2.
Terjadi kecelakaan pada saat dump truck menurunkan
agregat >
luka berat / ringan.
3.
Terluka oleh mesin pengaduk semen karena pengoperasian tidak
benar > luka berat
/ ringan.
4.
Terjadi kecelakaan akibat penimbunan
material sebelum dihampar > luka berat/ringan.
5.
Kecelakaan akibat tergores/tersayat dalam
proses pabrikasi baja tulangan > luka berat/ringan.
6.
Terjadi kecelakaan dlm pengoperasian
alat pemadat
>
7.
luka berat/ringan.
Terjadi gangguan lalu
lintas kendaraan > kemacetan
|
1.
Operator harus bekerja secara benar dan hati-hati
2.
Dipasang rambu-rambu sedang ada
pekerjaan
3.
P e r
s o n i l
h
a r u s m
e n g e n a k a n p
a k a i a n
d a n p e r
l e n g k a p
a n A P D
( s
e p a t u
boo t,
s a r u n g
tangan dan masker).
4.
Memasang rambu-rambu peringat- an jln dalam perbaikan
|
VII
7.1
|
Divisi VII. Struktur
Pekerjaan Beton
|
1.
Gangguan paru-paru
akibat debu dari material di gudang / tempat penyimpanan
> luka berat / ringan.
2.
Terjadi bahaya kebakaran dari gudang/material.
3.
Bahaya kecelakaan pada pemasangan bekisting pada
tanah galian meliputi
: tertimpa tanah galian,
tertimbun tanah galian dan terpeleset jatuh >
luka berat/ringan.
4.
Terjadi kecelakaan atau
luka oleh karena paku-
paku yang menonjol keluar,
tertimpa kayu/bekisting >
luka berat/ringan.
5.
Tertimpa besi tulangan dan terkena
kawat tulangan > luka berat/ringan.
6.
Kecelakaan akibat Concrete Mixer
kena
rantai, roda pemutar, dll) > luka berat /
ringan.
7.
Tertimpa pengaduk beton ketika alat tersebut sedang diangkat > luka berat /
ringan.
8.
Terluka akibat terkena percikan beton pada saat menuangkan beton dari pengaduk
beton > luka berat/ringan.
9.
Terjadi gangguan pada mata dan pendengaran akibat
getaran vibrator dan debu
pada saat mencampur semen, agregat dan air > luka berat
/ ringan.
10.
Luka akibat
penggunaan vibrator > luka
berat / ringan
11.
Kecelakaan akibat robohnya cor beton > luka berat /
ringan.
12.
Kecelakaan akibat lantai kerja sementara
roboh > luka berat /
ringan.
|
1.
Menggunakan peralatan kerja yang benar.
2.
Memasang
policeline & rambu- rambu
3.
Mengunakan APD
yang standar
4.
Menggunakan metode / cara kerja
yang benar
dan peralatan kerja
yang baik.
5.
Kemiringan penggalian lereng
diusahakan tetap terjaga.
6.
Sediakan papan lantai untuk mencegah
jatuhnya material yang tidak perlu.
7.
Patuhi peraturan tentang keselamtan kerja
yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
8.
Melaksanakan pekerjaan secara hati-hati
dan teliti sehingga terhindari resiko kecelakaan
|
7.4
|
Pengadaan dan Pengangkutan Bahan Jembatan Klas B Span :
40 m
|
1.
Kecelakaan akibat alat pengangkat /
crane / takel > luka berat/ringan
2.
Kecelakaan diakibatkan oleh sesama pekerja > luka berat
/ ringan.
3.
Kecelakaan akibat alat pemotong
/ mesin las > luka
berat / ringan.
|
1.
Menggunakan peralatan kerja yang benar.
2.
Memasang
policeline & rambu- rambu
3.
Mengunakan APD
yang standar
4.
Menggunakan metode / cara kerja
yang benar
dan peralatan kerja
yang baik.
5.
Dalam proses pemotongan besi pekerja harus
menjaga jarak dengan alat pemotong dan menggunakan kacamata
6.
Patuhi peraturan tentang keselamtan kerja
yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
7.
Melaksanakan pekerjaan secara hati-hati
dan teliti sehingga terhindari resiko kecelakaan
|
7.5.
|
Pemasangan jembatan rangka baja Klas B Span : 40 m
|
1.
Kecelakaan akibat alat pengangkat /
crane / takel > luka berat / ringan.
2.
Kecelakaan para pekerja
yang melakukan pengencangan
baut dan mur pada proses erection > luka berat/ringan.
3.
Kejatuhan
benda / lepasnya struktur /
tertimpa pada proses erection > luka berat / ringan.
4.
Kecelakaan akibat runtuhnya perancah > luka berat/ringan.
|
1.
Menggunakan peralatan kerja
yang
benar.
2.
Memasang
policeline & rambu- rambu
3.
Mengunakan APD yang standar
4.
Menggunakan metode / cara kerja yang
benar dan
peralatan
kerja yang baik.
5.
Dalam proses pemotongan besi pekerja harus
menjaga jarak dengan alat pemotong dan menggunakan kacamata
6.
Patuhi peraturan tentang keselamtan kerja
yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
7.
Melaksanakan pekerjaan secara hati-hati dan
teliti sehingga terhindari resiko kecelakaan
|
7.2
|
Baja Tulangan
|
1.
Terjepit alat pemotong besi
/ baja tulangan > luka berat /
ringan.
2.
Luka akibat sisa-sisa
besi/baja tulangan
> luka berat/ringan.
3.
Luka di
tangan
akibat
kawat baja pada saat mengikat tulangan > luka berat/ringan.
4. Kecelakaan akibat
tanah longsor/benda jatuh jika
pemasangan tulangan dibawah permukaan tanah > luka berat/ringan.
5. Kecelakaan akibat tulangan
runtuh jika pemasangan tulangan dilakukan
pada ketinggian tertentu > luka berat
/ ringan.
|
1. Menggunakan peralatan kerja
yang
benar.
2. Memasang policeline & rambu- rambu
3. Mengunakan APD yang standar
4. Menggunakan metode / cara kerja yang
benar dan
peralatan
kerja yang baik.
5. Dalam
proses pemotongan besi pekerja harus menjaga jarak dengan alat pemotong dan
menggunakan kacamata
6. Patuhi
peraturan tentang keselamtan kerja yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
7. Melaksanakan
pekerjaan secara hati-hati dan teliti sehingga terhindari resiko kecelakaan
|
7.6
|
Pasangan Batu
|
1.
Tertimpa pasangan batu > luka berat
/ ringan
2.
Luka karena tertimpa batu
> luka berat / ringan.
3.
Debu dari campuran agregat, semen dan
air > luka berat /
ringan.
4.
Luka tangan/kaki karena adukan
> luka berat/ringan.
|
1. Menggunakan peralatan kerja
yang
benar.
2. Memasang policeline & rambu- rambu
3. Mengunakan APD yang standar
4. Menggunakan metode / cara kerja yang
benar dan
peralatan
kerja
5. Patuhi
peraturan tentang keselamtan kerja yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
6. Melaksanakan
pekerjaan secara hati-hati dan teliti sehingga terhindari resiko kecelakaan
7. Memasang
turap penahan tanah agar pekerja dapat terlindung dari resiko longsor
8. Memastikan
bahwa kondisi tanah di lokasi sudah terproteksi
|







