Perhitungan Kubikasi Rancangan Geometrik Jalan Raya

Berikut cara memperhitungkan KUBIKASI rancangan geometrik jalan raya, dan disini hanya saya jelaskan sepintas saja, dan satu sample gambar saja :)

Gambar Bendung

Gambar bendung.

Pemasangan Bouwplank

Ilmu teknik sipil – Bouwplank (papan bangunan) berfungsi untuk mendapatkan titik-titik bangunan yang diperlukan sesuai dengan hasil pengukuran:

Format Surat Teguran Keterlambatan Proyek/Pekerjaan

Format Surat Teguran Keterlambatan Proyek/Pekerjaan

Beton Serat

Beton serat adalah beton yang cara pembuatannya ditambah serat[1]. Tujuan penambahan serat tersebut adalah untuk meningkatkan kekuatan tarik beton, sehingga beton tahan terhadap gaya tarik akibat, cuaca, iklim dan temperatur yang biasanya terjadi pada beton dengan permukaannya yang luas.

Tampilkan postingan dengan label spesifikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label spesifikasi. Tampilkan semua postingan

SPESIFIKASI TEKNIS (BAHAN - BAHAN UMUM) - TULANGAN

 BESI TULANGAN


A. Bahan-bahan dan Ukuran Tulangan

        Semua tulangan beton harus baru dan sesuai dengan Standar Indonesia (SNI 2052:2017 atau aturan yang berlaku lainnya) serta disetujui oleh direksi pekerjaan.


B. Pembuatan dan Pembersihan

        Tulangan beton, sebelum dipasang harus bebas dari kotoran-kotoran, minyak, oli dan lapisan yang akan merusak atau mengurangi mutu. Tulangan harus dilekukkan dengan tepat menurut ukuran yang ditunjukkan  pada gambar-gambar yang dilampirkan atau gambar konstruksi yang harus diselesaikan oleh kontraktor.

    Tulangan jangan diluruskan atau dilekukkan kembali dengan cara yang akan merusak bahan. Batangan dengan putaran/lekukan  yang tidak ditunjukkan pada gambar janganlah digunakan.  Semua batangan harus dilekukkan dalam keadaan dingin. Pemanasan hanya diperbolehkan bila seluruh operasi disetujui oleh direksi pekerjaan.


C. Pemasangan

  • Tulangan harus ditempatkan secara tepat dan dijamin terhadap penggesekan dengan menggunakan ikatan kawat besi atau klip-klip yang cocok pada persilangan, dan harus diganjal dengan kepingan beton atau logam sesuai dengan keperluan konstruksi.  Didalam semua hal, pengganjal yang cukup untuk tulangan mendatar harus digunakan sehingga tidak akan ada pelenturan batangan.
  • Tulangan di dalam plat beton di atas tanah harus ditopang dengan beton yang dicor sebelumnya.


D. Sambungan

        Bila diperlukan menyambung  tulangan pada satu titik selain dari yang ditunjuk pada gambar, ciri sambungan harus disetujui oleh direksi pekerjaan.


E. Pengukuran dan Pembayaran

  • Harga satuan kontrak di dalam daftar kuantitas dan harga dimana tulangan digunakan, akan meliputi harga yang tepat dimana tulangan digunakan, pembongkaran, penyimpanan, penanganan dan pemasangan  di tempat-tempat pemakaian akhir di dalam konstruksi beton tulang dan pekerjaan-pekerjaan lainnya.
  • Tidak ada pembayaran tersendiri untuk tulangan yang terbuang, hilang atau tidak diperhitungkan sebagai akibat penanganan yang tidak tepat, serta tulangan yang digunakan sebagai pengganti tulangan beton yang rusak atau digunakan oleh penyedia jasa dengan memungkinkan atau memudahkan pelaksanaan konstruksinya.
  • Semua biaya penyediaan tulangan sudah termasuk kedalam harga satuan penawaran seperti di dalam daftar kuantitas dan harga untuk uraian yang tepat dimana tulangan digunakan.


Note: Ini hanya contoh, spesifikasi teknis bisa saja berbeda, karena disusun oleh Panitia Pengadaan sesuai dengan referensi yang dipunya.

SPESIFIKASI TEKNIS (BAHAN - BAHAN UMUM) - SEMEN PORTLAND

SEMEN PORTLAND

1. Semen Portland

Semen  yang  dipakai  adalah  Semen  Portland  sesuai  dengan  Standard  Indonesia N.I.8,ASTM. Model C.150 atau Standar Inggris Model BS.12. (Biasanya sering juga dirujuk ke SNI 6385 : 2016)


2. Pengujian dan Pemeriksaan

Sampling,  pemeriksaan  dan  pengujian  semen-semen  bila  diperlukan  akan  dilakukan oleh direksi pekerjaan dan bahwa sampling, pengujian dan pemeriksaan harus sesuai dengan Standar Indonesia.

Direksi pekerjaan dapat memeriksa semen yang disimpan dalam gudang setiap waktu sebelum  semen  tersebut  digunakan.  Semen  yang  tidak  memenuhi  syarat  tidak  akan dipakai.


3. Gudang dan Penyimpanan

Bila penyedia  jasa mendatangkan  semen  dalam  jumlah  yang  besar  dimana  semen tersebut  tidak  habis  dipakai  dalam  beberapa  hari,  maka penyedia  jasa harus menyediakan tempat penyimpanan yang baik sehingga semen tersebut terlindung dari kelembaban dan pembekuan.

Untuk menghindari penyimpanan yang terlalu lama, penggunaan semen-semen diatur secara  berurutan  sesuai  dengan  urutan  waktu  pengiriman  (chronological  order)  ke tempat penyimpanan.


Note: Ini hanya contoh, spesifikasi teknis bisa saja berbeda, karena disusun oleh Panitia Pengadaan sesuai dengan referensi yang dipunya.